Jumat, 04 Oktober 2019

Cara Berhenti Donasi Unicef Mudah

Begini Cara Berhenti Donasi UNICEF Yang Benar Dan Mudah - Banyak pertanyaan tentang cara berhenti donasi UNICEF dari mereka para pendekar anak yang selama ini sudah berdonasi yang ingin berhenti berdonasi karena berbagai hal.

Untuk itu, saya buatkan postingan cara berhenti donasi Unicef yang benar dan mudah ini untuk membantu para pendekar anak yang sudah ambil bagian dalam memastikan kelangsungan hidup, perkembangan, dan perlindungan anak Indonesia yang ingin berhenti memberikan donasi karena alasan tertentu yang membuat mereka tidak bisa donasi di Unicef Indonesia lagi.

Namun sebelum itu, saya juga ingin menjelaskan tentang apa itu Unicef dan bagaimana peran Unicef di Indonesia yang mudah-mudahan bisa membuat Anda tertarik jadi donatur Unicef Indonesia sebagai Pendekar Anak yang ikut memperjuangkan hak dan kesejahteraan setiap anak Indonesia.

Apa itu UNICEF?
UNICEF adalah singkatan dari United Nations Children's Fund atau kalau dalam Bahasa Indonesia adalah Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Unicef adalah sebuah organisasi PBB yang didirikan untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan perkembangan kesejahteraan jangka panjang kepada anak-anak dan ibunya di negara-negara berkembang.

Di Indonesia sendiri Unicef sudah ada sejak tahun 1948. Saat itu UNICEF berfokus pada penyediaan bantuan darurat untuk mencegah bencana kelaparan di pulau Lombok di awal-awal kemerdekaan Indonesia.

Setahun kemudian tepatnya di tahun 1949, akhirnya perjanjian kerja sama resmi yang pertama antara Unicef dan Republik Indonesia ditandatangani dengan tujuan untuk membangun dapur susu di Yogyakarta yang menjadi pusat pemerintahan baru Republik Indonesia pada waktu itu.

Kemudian pada tahun 1969, UNICEF dan organisasi PBB lainnya terlibat dalam memberikan bantuan teknis dalam Rencana Pembangunan Lima Tahun pertama dari Pemerintah Indonesia.

Dan keterlibatan UNICEF telah berkembang selama beberapa dekade berikutnya dengan mencakup area program yang lebih luas yang semuanya memiliki tujuan untuk terus membantu mewujudkan hak-hak anak-anak dan perempuan di Indonesia.

Peran UNICEF Di Indonesia Saat Ini
Peran dan upaya Unicef saat ini yaitu terus mendukung Pemerintah Indonesia untuk terus mengutamakan hak dan kelangsungan hidup, perkembangan, serta perlindungan anak dengan cara membantu mitra nasional dalam memantau serta mengukur kemajuan terhadap hak-hak anak-anak melalui Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Pada tahun 2018 saat gempa bumi dahsyat dan tsunami yang terjadi di pulau Sulawesi, tercatat bahwa UNICEF menjadi badan PBB yang pertama yang mengirimkan pasokan darurat pasca bencana ke wilayah bencana tersebut.

Unicef bersama dengan Pemerintah terus membantu 1,4 juta orang di Sulawesi dan Lombok yang terkena dampak bencana gempa dan tsunami, termasuk di antaranya terdapat 475.000 anak-anak.

Di tahun yang sama, Unicef bersama dengan mitra Pemerintah dan masyarakat sipil kembali bergerak dengan memulai fase yang kedua yaitu kampanye imunisasi nasional selama dua tahun dengan memvaksinasi hampir 70 juta anak-anak Indonesia agar terhindar dari wabah campak dan rubella.

Dan di Brebes, Unicef telah mendukung gerakan inisiatif Kembali ke Sekolah dengan 7.000 anak dapat memiliki kembali kesempatan untuk kembali ke bangku pendidikan formal dan non-formal.

Dan tentu saja Unicef akan terus berupaya untuk terus meningkatkan kesehatan, pendidikan dan lingkungan, serta menawarkan harapan untuk masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak Indonesia.


Informasi tentang 
UNICEF Indonesia -> https://www.unicef.org/indonesia/id/tentang-kami
Informasi tentang apa yang dilakukan oleh UNICEF Indonesia -> https://www.unicef.org/indonesia/id/laporan/unicef-indonesia-laporan-tahunan-2018
Bagaimana menghubungi UNICEF Indonesia terkait dengan donasi -> https://www.supportunicefindonesia.org/contact-us
Bagaimana Donasi Online di UNICEF Indonesia -> https://www.supportunicefindonesia.org/upload/www.supportunicefindonesia.org-how-to-donate.jpg
Bagaimana jika ingin berhenti donasi di UNICEF Indonesia:
Hubungi Layanan donatur (021) 8066 2100

- Email ke ids.donorlove@unicef.org

- Jam Operasional: Senin - Jumat pukul 09.00 - 17.00

Label:

Kamis, 29 November 2018

Cerita Memotivasi Belajar


cerita singkat untuk motivasi belajar

 

Saat ini banyak dari para siswa mengidolakan pada pemain sepak bola, penyanyi, grup band, dan bintang film. Terkadang dari mereka rela untuk membeli sesuatu yang berkaitan dengan idoalanya, bahkan kamar-kamar mereka identik dengan karakter idola yang dicintainya. Gempuran media saat ini sungguh luar biasa.Internet, televisi, media cetak banyak menampilkan tokoh-tokoh idola, sehingga akses untuk mengetahuinya lebih mudah. Ya, itulah karakter dari anak remaja yang lebih cenderung untuk mencari idola dan bertindak layaknya sang idola dan mereka cenderung suka untuk mendengarkan sebuah cerita. Akan tetapi, kegiatan membaca adalah kegiatan yang langka dilakukan oleh para pelajar dijaman sekarang. Mereka lebih suka menonton, chatting, dan games. Saat berada dirumah,  mereka  sulit sekali untuk mendengarkan dongengan atau cerita-cerita dari orang tuanya, karena kesibukan para orang tua saat ini semakin bertambah dan mereka sangat bergantung kepada sekolah.

” Secara psikologis, anak usia remaja adalah usia yang senang terhadap idola atau mencari  karakter”

Motivasi adalah sebuah kata yang sering kita ucapkan agar siswa-siswi kita berhasil. Darimana motivasi mereka dapatkan? Apakah hanya dengan kalimat ” Kalian harus punya motivasi tinggi agar berhasil”.Bagaimana motivasi itu datang dan menginspirasi mereka supaya bangkit. Salah satu alternative jawaban yang tepat adalah dengan memberi mereka cerita-cerita, Konsep ini sudah saya terapkan kepada para siswa kelas 7. Kebetulan saya adalah wali kelas 7. Pada hari jum’at seperti biasa, pada jam 10.30 adalah waktu untuk pembinaan wali kelas. Materi yang saya sampaikan adalah materi pembinaan, selain itu adalah cerita-cerita.

” Budayakan membacakan cerita -cerita sebagai bentuk pembentukan karakter untuk membaca “

Kenapa saya harus bercerita? Akhir-akhir ini kita sering melihat berita tentang korupsi, suap menyuap dan tindakan tidak jujur lainnya. Diranah pendidikan, tidak bisa dipungkiri bahwa kata ‘ Jujur’ adalah kata yang sering digemborkan oleh banyak kalangan, tetapi dipraktekan oleh sedikit orang. Dalam gamitan pendidikan kita agaknya sangat mengkhawtirkan dengan letak kejujuran dalam pendidikan kita.  Budaya ketidakjujuran masih ada dan hinggap didunia pendidikan kita  Indikatornya, seperti mencontek saat ujian, plagiat (copas ) dalam pengerjaan tugas. Mencontek adalah bentuk ketidakjujuran yang dapat mengakibatkan kerugian pada dua pihak, yaitu penyontek dan diconteki. Kerugian bagi yang diconteki adalah menurunnya tingkat motivasi, karena ada muncul perasaan “percuma belajar semalaman, tetapi hasilnya sama dengan yang tidak belajar”. Selanjutnya kerugian bagi pencontek adalah tertanamnya budaya memudahkan semua urusan. Akibat yang terburuk adalah bagi pencontek, karena budaya tersebut akan melahirkan orang –orang yang suka meyogok untuk kelancaran urusan, mengambil yang bukan hak ( korupsi ), dan bentuk ketidakjujuran lainnya.

” Mencontek, plagiarisme adalah landasan manusia untuk bertindak korupsi “

Memberikan materi yang bersifat kokurikuler, seperti latihan-latihan kreatifitas, dan kewirausahaan, seperti bercocok tanam, berternak, membuat benda- benda kreatifitas lainnya. Sedangkan pada kegiatan Ekstrakurikuler harus ada penanaman kecakapan khsusus (specific skill) , seperti dalam pramuka ada satuan karya yang bisa disesuaikan dengan keadaan geografis, seperti di daerah saya Indramayu-Jawa Barat adalah pembentukan SKK ( Syarat Kecakapan Khusus ) Bahari. Sedangkan pada bidang keagaamaan pendidikan dan pelatihan dalam sholat, khotib, muadzin dan qori, peneladanan terhadap tokoh.Dengan demikian upaya saya untuk mengembangkan integritas moral yang tinggi pada siswa, diantaranya dengan melakukan cerita tentang manusia-manusia tauladan agar dapat mencontoh apa yang tauladan lakukan.

” Giatkan kokurikuler agar kurikuler mantap “

Hampir semua cerita mereka suka. Cara menyampaikan materi cerita tidak sulit, saya hanya menyiapkan boardmarker, papan tulis, gambar pinman, time line ( perjalana waktu ). Tata cara dalam menyampaikan cerita yang biasa saya lakukan adalah :
  1. Membuat rancangan penyampaian cerita.
  2. Mengetik cerita, karena bertujuan agar siswa yang absent bisa ikut dan bisa ditempel di mading.
  3. Menggambar karakter yang dibutuhkan, tujuan gambar adalah agar jalan cerita mudah dicerna, karena siswa kelas 7 dari segi perkembangan lebih suka dengan goresan tulisan dan gambar.
  4. Penyampaian cerita dengan menunjukan gambar di papan tulis sebagai asosiasi.
  5. Pertanyaan-pertanyaan terkait dengan cerita.
  6. Nilai moral yang harus diikuti dan dijauhi.
Contoh Rancangan cerita :
Judul cerita :
Kejujuran membuahkan hasil
Tujuan  :
Menanamkan mental jujur
Nilai Moral :
  1. Hendaknya kita melakukan sebuah pekerjaan denga proses yang apa adanya.
  2. Jangan sekali-kali melakukan tindakan curang, seperti mencontek saat ujian.
  3. Segala macam bentuk kejujuran akan membuahkan hasil.
Waktu       : 15 -30 Menit
Pada zaman dahulu ada sebuah kerajaan yang dipimpin oleh seorang raja yang sangat jujur, tetapi raja tersebut berusia lanjut. Sang raja memilki banyak anak, tetapi mereka tidak memilki mental jujur. Sehingga sang raja memikirkan siapa pengganti dirinya. Akhirnya sang raja memutuskan untuk bertanya kepada sang penasihat. Sang penasihat puny ide. Ide tersebut, yaitu dengan mengumpulkan para pemuda untuk ikut sayembara. Sayembara tersebut, yaitu dengan membagikan biji-biji bunga kepada para pemuda, kemudian biji-biji tersebut dibawa pulang dan dirawat, sehingga muncul bunga. Bagi yang tumbuh dan berbunga bagus, maka kelak pemuda tersebut akan menjadi raja. Pada hari yang ditentukan, hasil dari biji-biji mereka dikumpulkan dan dicek satu- satu persatu. Pada suatu hari yang ditunggu-tunggu, tibalah saatnya untuk dilakukan penilaian dan semua pemuda berkumpul di alaun-alun kerajaan. Pada saat itu, ada seorang pemuda yang enggan untuk datang ke alun-alun, karena dia takut ditertawakan oleh pemuda lain, karena biji yang dia tanam tidak berbunga. Kareana desakan ibunya, untuk menyerahkan apa adanya, maka pemuda itu pergi ke alun-alaun. Saat pemuda itu berjalan, banyak sekali pemuda yang menertawakan, karena mereka berfikir bawwa merawat biji saja tidak bisa, apalagi mengurus kerajaan. Pada saat yang ditunggu-tunggu, akhirnya raja naik ke mimbar dan melihat seorang pemuda yang menunduk dengan vas bunga yang tak tumbuh. Sang raja memanggil pemuda tersebut, untuk naik mimbar. Dan sang raja berkata” Inilah calon pengganti saya.” Para pemuda keheranan,karena pemuda tersebut tidak berhasil. Sang raja akhirnya menjelaskan bahwa biji-biji yang telah diberikan tersebut sebenarnya adalah biji mati dan tidak mungkin tumbuh. Dan pemuda yang tidak jujur malu, karena mereka kebanyakan membeli bunga yang sudah tumbuh dan bagus dari pasar tanpa melalui proses perawatan.
Manfaat dari cerita diatas, yaitu,
1. adalah adanya kesadaran dari dalam diri mereka untuk bertindak jujur.
2. Cerita tersebut bisa dijadikan sebagai reminder ( Pengingat ) dalam jiwa mereka saat mereka melakukan tindakan yang tidak jujur, seperti mencontek.
3. Pemfilteran idola agar tercapai idol -idol yang positif
Unsur cerita diatas adalah salah satu wujud tindakan dalam penerapan factor ektrinsik ( luar ) dalam motivasi. Cerpen hanyalah sebuah alat untuk menggerkan motivasi agar mereka memiliki cita-cita. Cita-cita tersebut mungkin bisa terinspirasi dari tokoh yang diceritakan. Dengan demikian, kita harus rajin untuk menggali cerita –cerita inspirasi, kemudian mengemasnya agar sesuai dengan pendengar .

Label:

Kamis, 26 April 2018

Tahukah anda! Ramadhan 2018 berapa hijriyah?

Assalamualikum wr.wb
untuk awal puasa di tahun 2018. dan penanggal hijriyah 2018 yaitu ?


Dalam kali ini artikel yang di sampaikan dan untuk kita ketahui bersama pada tahun 2018 ini, untuk penanggalan hijriyah yaitu 1439H.

Dan insya Alloh awal puasa masuk di bulan MEI 2018, tepatnya tanggal KAMIS 17 MEI 2018 (DATA PIMPINAN PUSAT/PP. MUHAMMADIYAH) )untuk awal puasa di tahun 2018. (untuk hasil pastinya tentu kita menunggu pengumuman dari pemerintah kita masing-masing/atau lebih di kenal sidang isbat)


ramadhan 1439h year 2018


Dengan niat yang iklas dan semoga di beri hidayah dan pertolongan ALLAH SWT. di puasa tahun 2018 ini untuk kita semua dan saudaraku . amin
jangan lupa tata niat sambut dengan riang genbira senang, seperti yang di ajarkan ROSULLOH SAW. dan para sahabat waktu dulu menyambut ramadhan tiba
adapun do'a do'a menyambut ramadhan yang telah di ajarakan


intinya kita berdoa untuk diberi kesehatan jasmani untuk bisa melaksanakan puasa di bulan RAMADHAN 2018. 
AMIN
Semoga di puasa tahun 2018 kita semua diberi  : 
- Kesehatan jasmani dan rohani untuk melaksanakanya.
- Menjalankan puasa di bulan suci ramadhan 2018 dengan suka cita riang gembira, dan mengisi dengan hal-hal yang lebih baik di puasa ramdhan kemarin.
- Bisa menjalankan sunnah-sunnah puasa di bulan suci ramahan tahun ini.
- Bisa Menjalankan taraweh, tadarus Al-Quran, sholat malam dan bisa memberikan yang terbaik untuk diri kita pribadi, keluarga dan orang lain di bulan suci ramadhan 2018 ini.
- Selalu di beri tetap iman islam dan jika kelak di panggil dalam keadan QUSNUL khotimah  

SEMOGA ALLOH SWT, memberi pertolongan dan mengkabulkan do'a kita semua ini
amin amin yaa robbal alamin



Label:

Senin, 29 Februari 2016

Kisah Nyata - Jenazah Wanita Ini Tidak Diterima Bumi Karena Telah Berbuat Ini! Semoga Kita Bisa Terhindar Dari Perbuatan Ini...


Kisah nyata ini terjadi di negeri jiran Malaysia pada tahun 2010 lalu

Menurut tetangga simayat, almarhumah adalah wanita yang suka mengumpat serta memfitnah tanpa bukti, dan almarhumah juga tidak pernah menutup auratnya selama hidup, dia suka memakai pakaian seksi menampilkan bentuk tubuhnya.

"Kami sebagai tetangga pernah menegur kelakuannya itu, namun kami di caci maki serta dilempari dengan sepatu lantaran dia lebih kaya dari kami,"ungkapnya...

Sebuah kejadian yang tak biasa terjadi dalam proses pemakaman seorang wanita yang berasal dari sebuah daerah di Malaysia yang sangat sulit saat hendak dimasukkan ke dalam liang lahat. Dilansir eberita.org, Minggu (12/11/2015), kisahnya berawal saat sejumlah warga mengantarkan jenazah yang telah dimasukkan ke dalam keranda.

Meski telah diangkat oleh enam orang pria dewasa dengan formasi dua di depan dua di tengah dan dua dibelakang, tapi keranda itu masih terasa sangat berat.

Sehingga ditambah dua orang pria untuk membantu menangkat keranda dan akhirnya keranda itu pun bisa dibawa ke Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Setelah jenazah sampai di TPU terjadi sedikit masalah saat hujan turun yang membuat tanah menjadi licin dan beberapa warga sempat tergelincir.

Sepanjang proses pemakaman, kuburan dipenuhi isak tangis keluarga dan sanak saudara.


Si penggali kuburan yang berusia 55

tahun sudah melakukan pekerjaan itu selama 20 tahun dan sudah sangat berpengalaman dalam menentukan lokasi dan ukuran jenazah yang akan dimasukkan dalam liang lahat.

Allohu Akbar! Allohu Akbar! Allohu Akbar! ! kata-kata itu keluar dari mulut hampir semua yang hadir dalam pemakaman tersebut setelah satu kejadian aneh terjadi.

Jenazah wanita yang diketahu bernama Simati sudah 3 kali dimasukkan dalam liang lahat namun tidak muat, padahal si penggali kubur sudah melebarkan dua kali dari ukuran asli.

Setelah gagal dalam hal tersebut seorang ustaz menyuruh anggota keluarga untuk azan dipengebumian itu.
Dan barulah jenazah selamat dimakamkan.

jadikan ini pelajaran bagi kita agar kita tak menjadi umat seperti ini. silahkan share jika menganggap ini penting dan wajib dibaca banyak orang. semoga bermanfaat

TOLONG JANGAN ABAIKAN SETELAH MEMBACA ARTIKEL INI, BAGIKAN KEPADA TEMAN ANDA DI MEDIA SOSIAL SEMOGA ANDA MEMPEROLEH PAHALA KEBAIKAN AMIIN

" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. " (HR. Muslim)

Label:

Kamis, 03 Desember 2015

Renungan - Tentang Tidur


Adab - adab tidur sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW sudah seharusnya kita terapkan. Apabila kita mengikuti adabnya insyaallah tidur yg kita lakukan akan di nilai sebagai ibadah.

Coba kita renungkan, berapa banyak pahala yg akan kita dapat sepanjang hidup yang kita lalui? Bayangkan jika kita tidur perharinya sebanyak 8 jam dan jika kita telusuri sepanjang hidup kita menghabiskan 1/3 hidup kita untuk tidur.

EMPAT PERKARA SEBELUM TIDUR WALAU SESIBUK MANAPUN DENGAN TUGAS HARIAN.

Rasulullah berpesan kepada siti Aisyah ra.

“ Ya, Aisyah! Jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara yaitu :

1. Sebelum khatam al-Quran.

2. Sebelum menjadikan para nabi bersyafaat untukmu di hari kiamat.

3. Sebelum para muslimin meredhai engkau.

4. Sebelum engkau melaksanakan haji dan umrah".

Bertanya Siti Aisyah :
“Ya Rasulullah ! bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika? “

Rasulullah tersenyum dan bersabda :

1. “Jika engkau akan tidur,bacalah surah al –Ikhlas tiga kali
Seakan-akan engkau telah meng-khatamkan Al-Quran
” Bismillaahirrahmaa nirrahiim,
‘Qul huallaahu ahad’ Allaah hussamad’
lam yalid walam yuulad’
walam yakul lahuu kufuwan ahad’ ( 3x ) “

2. "Bacalah shalawat untukku dan untuk para nabi sebelum aku" maka kami semua akan memberimu syafaat di hari kiamat
“ Bismillaahirrahmaa nirrrahiim, Allaahumma shallii ‘alaa saiyyidina Muhammad wa’alaa aalii saiyyidina Muhammad ( 3x ) “

3. “Beristighfarlah” untuk para mukminin maka mereka akan meredhai engkau
“ Astaghfirullaah hal 'adziim al lazhii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuum wa atuubu ilaih ( 3x )

4. Dan perbanyaklah “bertasbih, bertahmid , bertahlil dan bertakbir” maka seakan-akan engkau telah melaksanakan ibadah haji dan umrah
“ Bismillaahirrahmaa nirrrahiim
Subhanallaah Walhamdulillaah Walaa ilaaha illallaah hu wallah hu akbar "
( 3x )

Sampaikanlah kepada orang lain,
maka ini akan menjadi sedekah jariah pada setiap orang yang anda kirimkan pesan ini, dan apabila kemudian dia mengamalkannya, maka kamu juga akan ikut mendapat ganjaran pahalanya insha Allah...

Adapun adab sebelum tidur adalah

1. Intropeksi diri sebelum tidur

Intropeksi diri (muhasabah) sebelum tidur sangat dianjurkan bagi kita umat muslim. Maksudnya disini ialah mengintropeksi apakah yg telah kita perbuat hari ini sudah baik atau buruk? Jika kita mendapati diri kita telah berbuat buruk/sesuatu yg di benci Allah, haruslah kita dengan segera memohon ampunan kepada. Namun jika hari ini kita berbuat baik, hendaknya kita memuji kepadanya dengan mengucap Subhannahu wa Ta'ala.

2. Berwudhu sebelum tidur

Tidur dengan keadaan suci sebagaimana yg terdapat pada sebuah hadits "Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur) maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagai mana wudhumu dalam sholat." (HR. Al-Bukhari No 247 dan Muslim No. 2710)

3. Mengibaskan tempat tidur sebelum tidur.

4. Posisi tidur yang baik adalah miring kesebelah kanan.

5. Membaca doa sebelum tidur.

Label: , ,

Minggu, 30 Agustus 2015

Point penting arah tujuan manusia dI lahirkan ke bumi

Bismillahirohmanirohim
" Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya. "

Assalamualaikum Wr. Wb.
Apa kabar semua saudara-sadaraku pengunjung jiwasdekah.blogspot di semua penjuru dunia, maaf dan beribu-ibu maaf lama sudah tidak menulis artikel di blog kita semua ini karena kesibukan dan lain-lain. ya mohon doanya dan saling mendoakan untuk kita semua keluarga bedar jiwasedekah.blogspot semoga kita tetap diberi iman, keselamatan dunia akherat, bekal yang cukup lancar untuk kita gunakan ibadah, ibadah yang lurus karena lillahi taala, diberi jalan / kemudahan untuk masalah-masalah baik diri kita pribadi, keluarga, teman, saudara dan semua para pengunjung blog ini semua. Amin ya robal alamin

Alhamdulillah

pada tulisan kali ini mari kita kaji bersama tentang 2 surat di dalam AL-QUR'AN dimana 2 surat tersebut saling terkait, yakni antara hubungan penciptaan diri kita lahir kemuka bumi ini.
2 surah tersebut ada pada surah ke 16 ayat 78 AN-NAHL dan surah ke 50 ayat 56 surah AZ-ZARIYAT.
dimana dalam 2 surah tersebut mempunyai arti serta bunyi sebagai berikut :

1. Surah ke 16 ayat 78 AN-NAHL 

Kandungan Ayat Q.S An-Nahl Ayat 78

  1. Allah swt. telah mengluarkan manusia dari perut ibunya, dan memberi karunia berupa pendengaran, penglihatan, akal, dan kalbu. Manusia harus bersyukur kepada Allah swt. atas segala karunia yang telah diberikan kepada manusia.
  2. Manusia dilarang bersikap sombong karena ilmunya, Sebab, pada waktu dilahirkan manusia tidak mempunya ilmu sedikirpun, dan ilmu yang dimiliki sekarang tidak seberapa jika dibandingkan ilmu yang dimiliki Allah swt.

Penerapan dalam kesehari-hari Perilaku yang menggambarkan Q.S An-Nahl Ayat 78

  1. Bersikap rendah hati dan tidak boleh sombong dengan ilmunya, sebab ilmu Allah luas dan tidak terbatas oleh apapun.
  2. Selalu menggunakan akal, pikiran, hati nuraninya untuk menggali ilmu-ilmu Allah swt.
  3. Selalu menjaga keimanan dan ketakwaan kepada Allah swt.
2. Surah ke 50 ayat 56 surah AZ-ZARIYAT

 Kandungan Ayat Q.S Az-Zariyat ayat 56

  1. Tujuan Allah menciptakan jin dan manusia adalah untuk beribadah kepada-Nya. Ibadah ini harus dilakukan dengan penuh ketaatan dan ketundukan kepada Allah swt.
     
  2. Segala sesuatu yang bernilai baik menurut pandangan Allah swt. disebut ibadah. Allah telah mengutus para Rasul-Nya, untuk mengajarkan melalui kitab-kitab yang diturunkan Allah, tentang tata cara ibadah yang baik dan benar. Ibadah artinya taat, patuh, tunduk, dan menurut . Allah swt. dan menjauhi segala larangan-Nya serta bertanggung jawab dengan tujuan penciptaan itu.
  3. Tugas utama manusia hidup di dunia adalah untuk beribadah kepada Allah swt. Jadi, apaun yang dilakukan manusia harus diniatkan untuk beribadah kepada Allah swt semata.
Penerapan dalam kehidupan sehari-hari perilaku yang menggambarkan Q.S Az-Zariyat ayat 56 :

Selalu mengingat bahwa tugas utama manusia diciptakan oleh Allah swt. adalah untuk beribadah kepada Allah swt. Oleh sebab itu, semua aktifitas manusia yang dilakukan semestinya tidak dilakukan selain karena Allah swt. Semua pekkerjaan yang diniatkan karena Allah swt, akan terasa mudah dan ringan.


Semoga dengan artikel di atas membawa kita lebih paham mengenai kita di ciptakan kemuka bumi ini, menjalankan sesuai dengan ayat AL-QURAN diatas dengan penuh iklas dan ketulusan.
serta tetap diberi iman, ihsan pertolongan ALLAH SWT.
Amin

mohon maaf jika ada salah dalam penulisan dan pembeberan dalam ayat-ayat diatas.
sekiranya para pembaca budiman dan dermawan bisa menambah di menu komen di bawah artikel ini.
terima kasih.

sumber : http://note-student.blogspot.sg/2013/06/qs-nahl-ayat-78-tentang-manusia-dan.html#.VeLPjSXtmko

Label: ,

Kamis, 28 Mei 2015

Kisah Nyata - Kasih sayang Seorang Ibu Lansia Yang Berusia 101 Tahun.

Selamat malam All sahabat, kisah yang akan saya share kali ini adalah tentang ketulusan dan kesetiaan seorang wanita yg sekarang ini sudah berusia senja yaitu 101 Tahun. Walaupun sekarang wanita ini sudah keriput bahkan sudah menutup ke seluruh tubuhnya, namun kesetiaannya kepada putranya tidak berkurang sedikit pun.



Usia boleh senja 101 Tahun, Bahkan keriput sudah menutup seluruh badan. Raga renta telah telah membuat tenaganya semakin lemah. Tapi, seorang wanita bernama Meliah Md Diah dari negeri seberang Malaysia ini telah membuktikan kebenaran pepatah "Kasih sayang ibu sepanjang masa"

Usia boleh senja 101 Tahun, bahkan keriput sudah menutup seluruh tubuh. Raga renta telah membuat tenaganya semakin lemah. Tapi, Cinta kasih sayangnya terhadap sang putra (Abdul rahman Saud) tidak pernah surut. Kasih sayangnya tak pernah berubah sedikitpun, meski kini Abdul Rahman Saud kini telah berusia 63 Tahun terlahir dengan keterbatasan fisik, Meliah tetap sabar menjaga dan merawatnya.

Meliah adalah seorang wanita lansia yang bertempat tinggal di Kampung Bukit Nambua, Kedah. Telah memberikan hal yang terbaik bagi anaknya Abdul Rahman Saud yang sedari kecil tidak bisa berbicara, jalan dan melakukan aktivitas lainnya. "Putra saya tidak pernah menjadi beban. Sejak bayi, saya selalu memandikan, menyuapinya dan memakaikannya pakaian. Saya akan merawatnya selamanya. Karena saya sayang dan amat mencintainya, saya hanya,,, hanya ingin bersamanya" tuturnya tanpa ia sadari kalau air matanya waktu itu menetes saat di konfirmasi.

Nenek lansia ini mengaku ikhlas menerima takdirnya ini. Dia tidak pernah menyesal apalagi meratapi nasib hidupnya karena memiliki seorang dengan keterbatasan seperti Abdul Rahman Saud. Meliah pun selalu berdo'a agar di berikan kesehatan dan umur panjang untuknya dan putranya, agar ia bisa selalu merawat putranya itu.

Salah seorang sanak saudara Meliah, yang bernama Siti Jaleha Yunus (59). Menuturkan bahwa kisah hidup Meliah adalah salah satu contoh yang bagus untuk pengorbanan seorang ibu kepada anaknya. Meskipun sekarang ini dia sudah sedikit pikun karena faktor usia, akan tetapi Meliah tidak pernah melupakan nama Abdul Rahman Saud dan tugas sehari - harinya untuk merawat sang putra. "Dia (Meliah) akan melakukan tanggung jawabnya, memanggil putranya saat tiba waktu makan atau pun mandi." Ucap Siti Jaleha. Beruntungnya, dalam kondisi seperti itu kerabat Meliah tak jarang memberikan pertolongan.

Menurut penuturan Siti Jaleha, Suami Meliah sudah meninggal lebih dari 20 Tahun silam. Untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sehari - hari, Meliah dan Abdul Rahman Saud bergantung pada bantuan pemerintah setempat.

Label:

Sabtu, 23 Mei 2015

Kisah Nyata - Satu Surga Dua Neraka

 Kisah ini adalah kisah yang saya alami kemaren sore pas saya lagi pulang kampung dan berkunjung ke rumah salah satu sahabat saya. Yang tidak habis pikr adalah di situ saya menemukan ternyata sahabat saya ini memiliki dua orang suami yang ternyata tinggal satu atap. Sore itu, kebetulan saya lagi asyik ngobrol dengan temanku yang bernama Emi. Sore itu saya melihat ada dua orang pria yang baru pulang dari kerja. Pria satu itu saya kenal baik dengannya, dia adalah suaminya Emi. Kalau pria yang satu lagi saya tidak mengenalinya. 

Spontan suaminya Emi menegur saya. "Kapan datang, Rin?"

"Kemarin, bang" jawabnya yang memang habis dari kampung. dan akhirnya obrolan kami pun berlanjut.  Kehadiran pria kedua di rumahnya Emi mengundang tanya di benakku. Apalagi ketika aku melihat pria itu masuk ke dalam kamar Emi. spontan saya langsung bertanya kepada Emi untuk menghilangkan rasa penasaranku. "Emi, lelaki itu siapa?"

"Dia teman satu kantor suamiku, akan tetapi dia juga suamiku." jawabnya

Tentu saja saya menjadi kaget mendengar penuturan Emi, yang menyatakan kalau dia itu juga suaminya. Masyaallah ternyata Emi memiliki dua orang suami dan tnggal satu atap. Pikirku, bagaimana dia bisa melayani kedua suaminya itu? Namun, aku tidak ingin mempertanyakan itu. Karena, aku gak mau Emi tersinggung.

Malam itu aku menumpang menginap di rumah Emi. sehabis ngobrol dan nonton acara televisi aku pura - pura tertidur. Karena aku merasa aneh dan penasaran, gimana caranya Emi memperlakukan suaminya.
Tidak lama kemudian saya pun melihat Emi memasuki kamar suaminya yang pertama, setelah satu jam lebih dia bercinta dengan suami pertamanya, aku melihat Emi keluar dan kemudian masuk ke kamar suami keduanya. Tentu saja dia bercinta lagi dengan suami keduanya.

Yang terlintas di dalam hatiku saat tu adalah "Bodoh sekali kedua lelaki itu, mau di gilir cinta" 
Saat ini Emi memiliki 3 orang anak dari suami pertamanya. Kesemua anaknya sudah dewasa. Saat itu aku dan anak kedua Emi, melihat ibunya menggilr suaminya. Saat itu aku melihat anak yang kedua (dia seorang cewek umurnya sekitar 17 tahun) menangis dan sempat berkata pelan "Ibu, dimana hati nurani, Ibu. Aku malu. Mengapa aku harus di lahirkan dari rahim seorang ibu yang biadab" dan kemudian dia berteriak "Bapak, kenapa bapak diam aja."
Yang membuat saya tidak habis pikir adalah suami pertama Emi tidak keluar dan tidak menanggapi keluhan anak keduanya itu.

Aku tidak tega melihat anak itu menangis sambil mengomel - omel tentang kelakuan buruk ibunya dan akhirnya saya memutuskan untuk pulang dan meninggalkan tempat iitu.
Sampai detik ini aku masih terbayangkan dan memikirkan. Bisa ya seorang ibu gak perduli dengan anak - anaknya.

Kisah nyata ini di kirim salah satu sahabat saya di G+ melalui Hangout jika anda ingin menghubungi si pengirim bisa melalui no hp 081286521343 dan ini pin bbmnya 521f8180

Label:

Kamis, 21 Mei 2015

Kisah Nyata - Pengorbanan Seorang Ibu

Cerita ini telah di wariskan turun temurun dari generasi ke generasi, akan tetapi disini saya hanya ingin mengingatkan kembali kepada saudara - saudaraku tercinta, agar lebih bisa menghargai dan menyayangi ibunya. Karena kasih seorang ibu tiada terhingga, tiada yg lebih besar daripada kasih sayang seorang ibu, like and share artikel ini jika anda sayang kepada ibu anda.

Alkisah di sebuah desa, ada seorang ibu yang sudah tua, hidup bersama dengan anak tunggalnya. Suaminya sudah meninggal dunia sejak lama sekali karena sakit. Sang ibu sering kali merasa sedih memikirkan anak satu - satunya. Betapa tidak? Si anak memiliki tabiat yang sangat buruk. Suka mencuri, berjudi, mengadu ayam dan masih banyak lagi hal - hal buruk yang sering di lakukannya.

Si ibu sering kali menangis meratapi nasibnya yang malang, namun ia sering berdo'a memohon kepada Tuhan. "Tuhan, tolong sadarkan anakku yang ku sayangi, supaya supaya ia tdak berbuat dosa lagi. Aku sudah tua dan aku ingin sekali melihat anakku bertobat dan melakukan kebaikan sebelum aku mati."

Akan tetapi, si anak bukan menjadi baik, tapi beliau menjadi semakin jahat dan sudah sangat sering keluar masuk penjara atas perbuatan jahatnya.

Pada suatu hari, ia kembali mencuri di rumah penduduk desa. Namun, malang dia tertangkap dan kemudian di serahkan ke pada Raja untuk di adili dan di jatuhi hukuman pancung.

Pengumuman itu di umumkan ke seluruh desa, di dalam pengumuman itu menyatakan kalau hukuman itu akan di laksanakan keesokan harinya di depan penduduk desa dan tepat pada saat lonceng berdentang menandakan bahwa jam telah menunjukkan pukul Enam pagi. Berita hukuman itu akhirnya sampa ke telinga sang ibu dia menangis meratapi anak yang di kasihinya dan berdo'a kepada Tuhan. "Tuhan, ampuni anak hamba, biarlah hamba yang sudah tua renta ini yang menanggung dosanya" Dengan tertatih - tatih dia berjalan mendatang raja dan memohon supaya anaknya di bebaskan. Tapi keputusan sudah bulat, anaknya harus menjalani hukuman.

Dengan hati hancur, si ibu kembali kerumah. Tak henti - hentinya dia berdo'a kepada Tuhan supaya anaknya di ampuni dan karena tubuhnya di rasuki oleh rasa capek yang begitu dalam. Akhirnya si ibu tertidur, di dalam tidurnya si ibu bertemu dengan Tuhan.

Keesokan harinya di tempat yang sudah di tentukan, r\seluruh penduduk desa berbondong - bondong menyaksikan hukuman yang akan di kenakan kepada anak yang memilik tabiat yang sangat buruk itu. Sang algojo sudah siap dengan pancungannya dan si anak juga sudah pasrah dengan nasibnya.

Terbayang di matanya wajah ibunya yang sudah tua dan tanpa terasa ia menangis menyesali perbuatannya.

Detik - detik yang di nantikan akhirnya tiba. Sampai waktu yang di tentukan tiba, lonceng belum juga berdentang padahal waktu sudah lewat 5 menit dan suasana di sekitar mulai berisik.

Akhirnya petufgas yang bertugas untuk membunykan lonceng datang. Ia mengaku heran karena sudah sejak tadi ia menarik lonceng tapi suara dentangnya tidak ada.

Di saat mereka semua di rasuki oleh perasaan biingung. Tiiba - tiba dari tali lonceng itu mengalir darah. Darah itu berasal dari atas dimana lonceng itu diikat. Dengan jantung berdebar - debar seluruh penduduk desa menantikan saat beberapa orang naik ke atas untuk memeriksa sumber darah tersebut.

Tahukah anda apa yang terjadi? Ternyata dari dalam lonceng telah di temukan si ibu dengan kondisi kepalanya sudah hancur berlumur darah. Dia memeluk bandul di dalam lonceng yang menyebabkan lonteng tidak mengeluarkan suara dan sebagai gantinya kepalanya yang terbentur di dinding lonceng.

Seluruh warga desa yang menyaksikan kejadian itu tertunduk dan meneteskan airmata. Sementara si anak meraung - raung memeluk tubuh ibunya yang sudah di turunkan. Akhirnya dia menyesali segala perbuatannya yang selalu menyusahkan ibunya.

Ternyata malam sebelum hukuman itu di jalankan, si ibu bersusah payah memanjat dan mengikat tubuhnya di lonceng. Memeluk besi dalam lonceng untuk menghindari hukuman pancung anaknya.

Dari kisah nyata diatas, kita bisa mengambil kesimpulan. Bahwa, begitu besar kasih sayang yang ibu berikan kepada kita anaknya. Walaupun si anak selalu berbuat jahat akan tetapi ia tetap menyayangi dan mengasihi anaknya  sepernuh hidupnya.

Marilah kita mengasihi orang tua kita masing - masing selagi kita masih mampu dan masih di berikan kesempatan. Karena beliau adalah sumber kasih Tuhan bagi kita di dunia ini...

Silahkan reshare jika anda perduli kepada dan Artikel ini tidak terputus di anda.



Label:

Rabu, 20 Mei 2015

Kisah Nyata - Arya Bocah Yang Malang

Arya adalah seorang bocah berusia sekitar 9 tahun, dia anak yang baik, rajin dan suka menolong terhadap sesama. Kalau hari minggu, aku sering menyuruhnya untuk membeli nasi bungkus di rumahnya Mak Erni. Setiap kali aku menyuruhnya, aku sengaja menyuruhnya untuk membeli lebih satu bungkus, untuknya. Karena aku tahu betul kalau ibu tirinya tidak pernah memberikannya sarapan.

Ya, sejak di tinggal mati oleh ibunya 4 tahun lalu. Arya hidup dengan bapaknya yang sejak 2 thn terakhir ini menikah lagi dengan seorang wanita yang juga memiliki satu orang anak perempuan yang imut dan cantik sama dengan ibunya Ria. Namun, kecantikan yang di miliki Ria hanya sebatas rupa saja. Tidak dengan hatinya yang kejam.

Aku sering kali memergoki Ria memperlakukan anak tirinya dengan sangat kasar, jika ada sedikit kesalahan yang di lakukan oleh Arya dia tiidak segan - segan untuk menyiksa dan memukulinya. Pernah suatu har, waktu itu Arya tengah asik bermain kelereng dengan teman - temannya. Di dapur ada sedikit kekurangan, karena jarak antara rumah dan warung sangat jauh, maka si ibu tiri berteriak - teriak mencari Arya.

Arya yang memang bermain tidak jauh dari rumahnya itu mendengar teriakan ibu tirinya itu memanggil namanya pun bergegas untuk pulang. Setibanya di rumah, Arya langsung mendapat hadiah makian dan omelan dari ibu tirinya, bukan itu saja aku juga melihat kalau Arya juga di pukuli oleh ibu tirinya. Tentu saja hal ini terjadi tanpa sepengetahuan ibu tirinya. Aku yang melihat kejadian itu langsung melerai dan memberikan sedikit nasehat kepada ibu tirinya Arya. "Maaf mbak, saya tidak bermaksud untuk ikut campur soal keluarga mbak. Tapi, tolong, Mbak. Arya ini masih kecil. Dia juga ingin bermain sama seperti anak mbak itu. Mbak boleh memarahinya, tapi tolong jangan pakai kekerasan mbak." Mendengar pembelaanku terhadap Arya, Mbak Ria malah marah - marah padaku.

"Eh, loe. Apanya Arya? Sok mau jadi pahlawan kesiangan? Gua ibunya, jadi suka - suka saya mau ngapain aja dengan dia.?"

"Saya tahu kalau sekarang mbak adalah ibunya, tapi saya juga tahu kalau cara mbak memperlakukannya itu tidak seperti mbak memperlakukannya seperti anak mbak. Mbak selalu memanjakan anak mbak, sedangkan Arya selalu saja mbak marah, bahkan ketika mbak sedang ada sedikit keperluan dan ingin menyurh Arya. Harus selalu cepat. Jika Arya sedang tidak di rumah mbak langsung memukulnya. Apa mbak pantas dii sebut sebagai seorang ibu?"

"Anak - anak gua, ngapain loe yg sewot? Apa jangan - jangan loe naksir suami gua ya? Tapi Mas Anto malah memilih aku tuk jadi istrinya. Makanya kamu selalu ikut campur atas segala urusan rumah tanggaku?"

Karena aku tidak mau ribut dan malas ribut, akhirnya aku mengajak Arya untuk ikut aku pulang ke rumahku. Namun, Arya menolak ajakanku. Karena walau sering di sakiti oleh ibu tirinya Arya tetap sayang kepada ibu tirinya. Dia malah membela ibu tirinya yang selalu berbuat kasar kepadanya.

Aku juga pernah bertanya kepada Arya, "Apakah Ayahmu tahu jika ibu tirimu selalu menyiksamu? " dengan kepolosannya Arya menjawab "Tidak kak, aku tidak mau melaporkan kepada Ayah. Aku tidak mau Ayah dan ibu ribut, gara - gara aku." mendengar jawaban polos anak ini saya jadi tersentuh dan salut.

Aku berharap dengan kejadian kemarin, Ria akan berubah dan tidak lagi memperlakukan anak tirinya dengan kasar, aku berharap dia mau berubah dan menyayangi Arya sama dengan dia menyayangi anak kandungnya yang selalu dia manja dan sayang. Namun, ternyata tidak. Dia malah semakin buas dan memukuli Arya. Malah pernah aku melihat di bagian tubuh Arya lebam.

Dengan di penuhi rasa penasaran, aku bertanya kepada Arya. "Kenapa dengan tanganmu?"

"Di pukuli, ibu. Pakai kayu, Kak."

"Ya, Tuhan. Kejam sekali ibu tirimu, Dek. Ini sudah tiidak bisa di toleransi, kita harus segera melaporkan perbuatan kejam ibu tirimu kepada Ayahmu." aku langsung menarik Arya dan menggiringnya menuju tempat kerja Ayahnya Arya.

Namun, yang namanya musibah, bisa datang kapan saja dan dimana saja. Ketika aku menggiring dan membawa Arya ke tempat kerja Ayahnya. Di tengah perjalanan kami berpapasan dengan Ibu tiri dan Adik tiri Arya. Tanpa mereka sadari dari arah belakang mereka ada sebuah motor yang sedang lari dengan kecepatan yang sangat tinggi dan hampir menghantam mereka berdua. Arya yang melihat kejadian itu langsung berlari menyebrangi jalan dan langsung mendorong Ibu dan Adik tirinya agar tidak tertabrak oleh motor tersebut.

Benar saja, Ibu dan adik tirinya tidak tertabrak oleh motor tersebut. Namun, Arya yang malang yang menyelamatkan adik dan ibu tirinya itu kini sudah tergeletak dengan darah membanjiri seluruh tubuhnya. Aku dan ibu tirinya langsung menyetop sebuah taksi dan melarikannya ke rumah sakit.

Dalam perjalanan ke rumah sakiit aku selalu membatin, "Jika Arya tidak selamat dari musibah ini, aku tidak akan bisa memaafkan ibu tirinya. Aku akan menyeretnya ke penjara atas semua perlakuan kasarnya terhadap anak tirinya." Namun Allah berkendak lain, Dia masih memberikan Arya kesempatan untuk merasakan kasih sayang dari seorang ibu tiri.

Walaupun sekarang Arya harus kehilangan satu kakinya, namun saat ini dia bisa merasakan kasih sayang yang begitu tulus dari ibu tirinya. Setiap kali aku berkunjung kerumahnya, aku selalu melihat kalau Ria begitu tulus dalam mengurus dan merawat Arya.

Label:

Minggu, 17 Mei 2015

Kisah Nyata - Rasa Yang Salah Tapi Selamanya Akan Hidup

Sebut saja namaku Ari, saat ini aku sudah memiliki seorang istri dan tiga orang anak. Kisah yang ingin saya bagikan disini bukan tentang rumah tangga yang sedang aku jalani saat ini bersama istriku. Tapi, tentang sebuah rasa yang telah aku pendam selama aku masih duduk di kelas 2 SMP.

Aku bersekolah di SLTP 2 di kecamatan tempat aku tinggal. Aku termasuk sebagai seorang murid yang bandel disekolah, pernah suatu ketika aku kepergok oleh guru olahraga. Waktu itu saya dan teman - teman sedang ada jam olahraga. Namun, karena bisikan dan pengaruh teman - teman sekelasku yang bandelnya sama denganku, akhirnya kami memutuskan untuk tidak mengikuti pelajaran yang menyuruh kami main voli di lapangan sekolah.

Aku dan kelima temanku tidak keluar kelapangan, kami malah asyik ngerokok di dalam kelas. Entah karena ada yang melaporkan atau apa. Guru olahraga kami masuk kedalam kelas dan memergoki kami berenam lagi asyik mengisap rokok.

Akibat perbuatan itu. Aku dan teman - temanku akhirnya di hukum. Orangtua kami pun di panggil kesekolah. Aku yang tidak tahan menanggung malu akhirnya memutuskan untuk pindah atau berhenti sekolah. Karena nilai Matematikaku lumayan bagus, guru matematikaku tidak terima jika aku harus berhenti/pindah dari sekolah itu. Dia malah menggratiskan dan menanggung semua kebutuhan yang di perlukan selama aku bersekolah di situ. Namun, karena aku anaknya bandel dan masih punya rasa malu, aku tetap memutuskan untuk mengambil surat pindah.

Sampai saat ini aku masih mengingat raut wajah guru matematikaku saat terakhir kali aku menginjakkan kakiku di sekolah itu, aku melihat begitu banyak airmata yang keluar dari matanya. Mengapa tidak, dia harus kehilangan seorang murid yang selama ini telah membantu dan meringankan sedikit pekerjaannya. Karena jika beliau sedang sibuk atau ada keperluan lain, dia bisa mengandalkanku untuk menjelaskan kepada teman - temanku.

Saat aku mendaftarkan diri untuk bersekolah di SMPN1 aku mengalami sedikit halangan, karena ternyata di setiap sekolah mempunyai peraturan, bahwa tidak boleh menerima Murid pindahan dari SMP Negri satu kecamatan. Namun, karena melihat dan nilai dan prestasi yang aku miliki, akhirnya Bapak kepala sekolah SMPN1 akhirnya menerima kehadiranku di sekolah itu, berkat sedikit bantuan dari tanteku yang menjabat sebagai salah satu guru di sekolah itu. Disinilah berawalnya timbul Rasa Cinta yang seharusnya tidak ada dan tidak boleh ada ini.

Sudah satu minggu aku berada di sekolah baruku. Karena aku anaknya sedikit gaul dan gampang berteman, aku memiiliki banyak kenalan dan teman - teman baru di sekolah itu. Salah satunya Wahyu. Wahyu adalah seorang pria yang baik dan ganteng. Wahyu adalah seorang anak yatin. Orang tuanya meninggal di saat beliau duduk di kelas 5 SD.

Selain di sekolah, aku dan Wahyu juga banyak menghabiskan waktu kami bermain di rumahnya. Terkadang kami membuat suatu rumah - rumahan kecil di halaman belakang rumahnya dengan mengumpulkan kardus - kardus bekas. Jika rumah - rumahan kami sudah selesai kami buat, kami pun berjalan mengelilingi halaman belakang rumah - rumah tetangga untuk mencari buah - buahan yang sudah mateng/setengah mateng dan membawanya ke rumah buatan kami.

Entah karna apa, aku merasakan ada hal lain yang bersarang di hatiku, aku sering membayangkan bercinta dengan Wahyu, terkadang aku membayangkan aku di posisi cewek dan terkadang aku juga membayangkan jika aku berada di posisi cowok.

Pernah suatu hari, saat itu Ibunya Wahyu sedang pergi keluar kota dan saudaranya pergi bermain ke rumah kakeknya yang tidak terlalu jauh dari rumahnya. Aku dan Wahyu hanya tinggal berdua di rumah itu. Capek/bosan bermain rumah - rumahan akhirnya Wahyu mengajakku untuk beristrahat di dalam kamarnya. Entah mungkin karna dia ngin mengetesku atau memang dia ingin melakukan hubungan yang tak lazim, Wahyu membuka seluruh pakaiannya di hadapanku dan memperlihatkan bekas sabetan Celurit yang mengakibatkan beberapa bagian bekas jahitan di bagian bokong yang terlihat seperti sebuah garis bekas dan aku yakin sampai saat ini bekas itu masih ada.

Melihat Wahyu melepaskan seluruh pakaiannya, sebenarnya aku ingin sekali meraih itunya. Namun karena aku tidak ngin Wahyu membenciku dan memutuskan hubungan persahabatan kami. Aku urungkan niatku dan nafsuku untuk berkencan dengannya.

Aku pun mengalihkan semua dengan cara bertanya dan memegang bekas goresan itu. "Bekas apa ini, Yu?" tanyaku

"Panjang ceritanya, yang jelas bekas luka ini adalah perbuatan abangku si, D" jawabnya.

Waktu itu lama sekali Wahyu tidak memakai pakaiannya dan melihat bodynya yang lumayan bagus lewat pantulan cermin. Aku ingin, namun aku tidak mau dia marah dan tahu jika ada bibit Gay di dalam tubuhku kemudian menjauhiku. Aku terus - terusan menatap bodynya hingga tak aku sadari, pakaian dalamku telah basah.

Semenjak kejadian itu, besoknya aku dan Wahyu sedikit agak merenggang dan dia menjauhiku. Bahkan kami pun tidak pernah lagi bermain di halaman belakang rumahnya untuk bermain rumah - rumahan. "Apa salahku? Kenapa Wahyu berubah?" tanyaku dalam hatiku. "Apa semalam Wahyu memang sengaja ingin memancingku untuk bercinta dengannya? Ah gak mungkin, seorang pria tampan, putih dan banyak di gemari oleh cewek - cewek di sekolah itu Gay"

Jujur aku sangat mencintai Wahyu, sampai saat sekarang ini. Walau pun aku sudah memiliki tiga orang momongan, tapi aku selalu saja memikirkannya, aku selalu memikirkan kalau aku sedang bercinta dan hidup bersamanya. Bahkan jika aku sedang bercinta dengan istriku, aku sering teringat akan bercinta dengannya Wahyu dan itu membuatku semakin bergairah dalam menyentuh istriku. Tapi ada dayaku... Aku tidak pernah berani untuk mengungkapkan rasa cintaku ini, karena aku tahu rasa ini salah dan aku membiarkan jiwaku terpuruk dalam bayangan semu yang tak mungkin bisa untuk aku mengabulkan semua keinginan hati ini. Aku hanya bisa berharap, jika memang manusia setelah mati akan di lahirkan kembali, aku berharap salah satu diantara kami di lahirkan sebagai seorang wanita dan di persatukan dalam ikatan cinta.

Terima kasih karena sudah mau mengshare dan mempublikasikan ceritaku ini... Walau aku dan Wahyu tidak bisa bersatu, tapi aku masih berharap semoga suatu saat nanti dia tahu tentang perasaan yang salah dan tidak seharusnya ada ini...

Label:

Rabu, 13 Mei 2015

Kisah Nyata - Surat Usang

Aku sangat membencinya. Benar - benar benci. Laki - laki paruh baya itu, yang seharusnya amat ku cintai dan satu - satu orang yang ku miliki setelah kepergian ibuku, malah ku benci mati - matian.

Aku selalu pulang larut malam. Bagiku berada di rumah itu bagakan di neraka. Hanya ada satu alasan, karena di rumah ada orang itu, dan setiap kali ia memergokiku pulang larut malam, ia langsung memarahiku habis - habisan. Ucapannya yang panjang lebar itu sia - sia, buang - buang tenaga saja. Karena, aku tidak pernah sekali pun menghiraukan apa yang telah ia ucapkan, malahan aku menutup rapat kupingku, seolah - olah tak ada orang yang berbicara kepadaku.

Entah setan apa yang telah merasuki diriku sehingga aku begitu membencinya. Dia adalah Ayahku, Ayah kandungku sendiri. Akan tetapi, apa pantas aku memanggilnya Ayah? Dulu dia telah membuangku dan Ibuku, sementara itu dia menikah lagi dengan seorang perempuan yang jauh lebih muda dan lebih cantik dari ibuku. Kemudian tiba - tiba ia datang kembali ke dalam kehidupan kami setelah wanita itu pergi meninggalkannya. Apa pantas Laki - laki yang tidak bertanggung jawab ini aku panggil Ayah? Kemana saja dia selama ini?

Aku dan ibuku, bersusah payah bertarung di jalanan untuk bertahan hidup, tanpa sepeser pun uang. Jika kami mendapat sebungkus nasi kami sangat bersyukur.Ayah macam apa yang begitu tega membiarkan anak dan istrinya hidup di jalanan yang penuh dengan mobil - mobil yang berseliweran, sementara dirinya enak - enakan duduk manis, enak - enakan bersantai ria di rumah bersama wanita yang tidak tahu diri itu tanpa sedikit pun memikirkan keadaanku dan ibuku. Ku tanyakan sekali lagi, apa pantas dia ku panggil Ayah?

Pada akhirnya di suatu malam, emosiku pun memuncak. Waktu itu aku mencoba untuk melunakkan sedikit hatiku untuk makan malam bersamanya. Kami pun berbincang - bincang soal masa depanku, karena tidak lama lagi aku akan lulus dari SMA dan akan melanjutkan ke sebuah perguruan tinggi. Dia memaksaku untuk mengambil jurusan Ekonomii manajemen dengan alasan untuk meneruskan bisnisnya. Tapi, sedari kecil aku memiliki cita - cita untuk menjadi seorang seniman.

Aku pun menolak idenya itu dan mengatakan pendapatku untuk mengambil jurusan Kesenian. Tapi apa yang terjadi? Dia memarahiku habis - habisan, menghina impianku, mencaci maki impian yang sedari kecil aku impikan. Dia malah mengatakan kalau aku benar - benar sinting dan bodoh masuk ke Fakultas Kesenian.

Ku katakan kepadanya. "Aku sudah besar, aku bisa menetukan kehidupanku sendiri. Ini hidupku, hakku sendiri untuk menentukan kemana aku akan melangkah selanjutnya. Aku bukan robot yang bisa kau perintah kesana kemari.

Mendengar jawabanku yang kukuh dengan pendirianku, dia malah mengancam kalau dia tidak akan membiayai kuliahku. Namun, tantangannya yang ia berikan aku balas dengan Broken Home.

Hidupku kembali seperti dulu lagi, berjuang sendirian. Berjuang sendiri demi untuk mendapatkan kehidupan. Aku bebas. Bebas menggapai semua impianku yang sedari dulu ingin ku gapai.

Sampai akhirnya Dua tahun berlalu. Tiba - tiba, ia datang mengetuk pintu kamar kostku. Namun, penampilan lelaki ini berubah drastis dari Dua tahun yang lalu. Matanya begitu cekung. Mungkin karena kurang tidur. Badannya begitu kurus dan terlihat mulai keriput. Kemana wajah yang angkuh dan sombong yang biasa ia tampilkan itu? Hanya expresi sendu yang dapat ku lihat dari wajahnya saat itu. Akan tetapi, rasa kesal dan amarahku masih sangat besar pada saat itu. Ketika melihatnya, aku langsung mengusirnya dari rumahku. Namun, sikap keras kepalanya sama sekali tidak berubah. Ia tetap berdiri disana, tak bergeming sedikitpun dari tempat itu. Rasa kesalku bertambah, ku dorong badannya menjauhi pintu, kemudian aku pergi menjauh. Ya, Tuhan. Betapa keras kepala ayahku ini. Dengan fisik rentanya ia masih mencoba mengejarku. Dan aku pun terpaksa mempercepat langkahku, berlari menyebrangi jalan raya yang tepat berada di depan kamar kost ku.

Yang aku tahu, saat itu sebuah mobil box sedang melaju kencang ke arahku. Saat aku menyadari hal itu, aku hanya pasrah dan tiba - tiba semuanya menjadi gelap.

Saat aku membuka mata, aku mengira bahwa diriku tengah terbang ke alam lain sana, tetapi tidak. Kenyataannya aku masih terduduk di pinggir trotoar, sementara itu. Warga semakin ramai berkerumunan di depanku. Rasa penasaranku membuatku bangkit dan melihat apa yang telah terjadi.

Di dalam pandanganku, aku melihat laki - laki itu terkapar bersimbah darah. Tak terasa air mataku menggenang, bahuku mulai mengguncang keras. Entah mengapa seketika tangiisku mengalir deras tanpa bisa di tahan. Rasa takut akan kehilangan menjalari seluruh tubuhku. Untuk pertama kalinya, aku menyadari kalau aku menyayangi Ayahku.

Secepatnya aku membawanya ke rumah sakit. Namun, karena pendarahan di otaknya yang begitu parah, akibat kecelakaan itu, yang telah menyelamatkan nyawaku. Dia tak tertolong, nyawanya tak bisa di selamatkan.

Sebagai anak satu - satunya, tentu saja hanya aku yang bisa meneruskan usaha ayahku ini. Dua hari setelah kematian ayahku, aku langsung pergi ke kantor, untuk mengurus semua keperluan yang di butuhkan untuk menggantikan ayahku di perusahaannya. Aku masuk ke dalam ruangan ayahku untuk membereskan barang - barang peninggalannya. Dan aku melihat sebuah surat usang yang menarik perhatianku dari dalam laci mejanya. Ku buka dan ku baca perlahan. Nafasku tertahan membaca setiap kalimat dalam surat itu...

".... Anakku tersayang, Ardi. Dimana kamu sekarang? Ayah kangen sama kamu. Apa kamu masih ingat ayah? Pasti kamu sudah besar sekarang. Maafin ayah, Nak. Maafin ayah. Ayah pergi meninggalkanmu dan ibumu. Ayah menterlantarkanmu. Maafin ayah. Ayah nggak biisa menemanimu tumbuh dewasa. Ayah nggak pernah memberimu semangat saat kamu bertanding bola sama teman - temanmu. Ayah juga nggak pernah menemanimu bermaiin, Ayah nggak pernah melakukan apa yang di lakukan oleh seorang ayah kepada anaknya. Ayah minta maaf, Nak. Ayah benar - benar minta maaf. Meninggalkanmu dan ibumu adalah kesalahan terbesar yang pernah ayah lakukan..."

Bercak tetes air mata ayah masih tercetak di kertas itu, yang membuatku menyadari kesalahan terbesarku. Membenci Ayah, seseorang yang dulu sangat kurindukan kehadirannya. Kunantikan kasih sayang serta pelukannya. Kini semua telah terlambat. Aku benar - benar terlambat menyadarinya, bahwa sebenarnya aku sayang ayahku, bahwa sebenarnya aku butuh kasih perhatian dan kasih sayangnya seperti anak - anak lainnya. Lantas aku mengutuki diriku. Tuhan, mengapa penyesalan selalu datang terlambat?

Kisah Nyata Ini Di Kirim Oleh Ardi Andarsyah melalui BBM.


Label: